Pacaran Tidak Sehat, Memang Bagaimana Yang Sehat?

Gambar terkait



Pacaran sudah menjadi hal lumrah untuk saat ini. Tak peduli umur berapapun, hampir seluruh orang berpacaran. Mulai dari yang masih sekolah hingga pria/wanita berumur lanjut. Tujuannya ? Saling mengenal, menjalin kasih ataupun bercinta. Pacaran dijalani untuk menyatukan dua insan menjadi satu pemikiran dalam menjalani tujuan tertentu. Bahkan tidak hanya berlawan jenis, pacaran sejenis pun marak terjadi.

Sehat atau tidaknya suatu hubungan pacaran bisa dilihat dari tujuan pacaran itu sendiri serta cara menjalaninya. Tujuan baik namun dengan cara tidak baik bisa menjadikan pacaran itu sendiri tidak sehat, begitu juga sebaliknya.

Ada beberapa hal yang mungkin harus diperhatikan sebelum menjalani pacaran agar hubungan tersebut menjadi hubungan yang sehat. Pertama niat kedua belah pihak, memastikan tujuan dari suatu hubungan agar ada kejelasan dan mengerti bagaimana menjalaninya. Selanjutnya dalam hal menjalaninya, kepercayaan adalah kunci segalanya. Hal itu diperlukan untuk menghindari ketidakpercayaan dan masalah-masalah yang bisa muncul akibat kesalahpahaman. Jika kepercayaan sudah ada, maka permasalahan lainnya bisa diselesaikan dengan bijaksana. Kenyamanan dan kepercayaan dalam pacaran menjadikan pacaran itu sendiri menjadi lebih sehat, karena mengurangi keributan ataupun pertengkaran yang tidak berarti yang bisa mempengaruhi kehidupan atau kegiatan dari salah satu pihak.

Komentar